Ngopi lagi yuuk…slurp…:)

Bagi orang-oran tertentu, kafein bisa menimbulkan efek negatif. Siapa saja sih mereka ?

  1. Penderita maag kronis. Pasalnya, kafein dapat merangsang sekeresi berlebihan asam lambung.
  2. Wanita hamil. Kehamilan akan menahan kafein cukup lama di dalam tubuh akibat metabolisme yang melambat. Hal tersebut dapatt meningkatkan tekanan darah.
  3. Mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya, obat antidepresan, alkohol, golongan antihistamin (obat untuk mencegah alergi), dan obat penghilang rasa sakit. Konsumsi kafein dan obat-obatan tersebut secara bersamaan akan menimbulkan rasa pusing.
  4. Pecandu kopi. Jangan mengurangi dosis kafein dengan drastis atau menghentikan konsumsinya secara tiba-tiba, karena akan menimbulkan gejala putus pemakaian (withdrawal symptoms), yaitu saikit kepala, kurang tidur, emosi tidak stabil, hingga nyeri otot dan mual.

Dari penelitian Weinberg dan Bealer, selain menghilangkan kantuk, kafein diketahui juga memiliki efek menyenangkan lain yang tidak terduga. Antara lain adalah :

  • Mengasah pikiran. Konsumsi kafein secra teratur akan mempertajam dan mempercepat kerja kognitif. tingkat ketajaman dan kecepatan yang dihasilkan tergantung jumlah asupan kafein.
  • Membangun emosi positif. dlam dosis rendah pun kafein cukup mampu meningkatkan stabilitas mental dan pikiran, membangun kebahagiaan, optimisme, dan motivasi kerja. Tetapi, kafein berdosis tinggi bisa meningkatkan emosi negatif.
  • Untuk relaksasi dan meditasi. Kafein dosis rendah hingga sedang bisa mempengaruhi sistem serotonin, dopamin, dan senyawa kimia otak lain yang tidak hanya menurunkan kecemasan, tetapi juga meningkatkan relaksasi dan ketenangan.
  • Menurunkan berat badan. Dari pengalaman klinis, kafein efektif digunakan sebagai terapi penurunan berat badan pada pasien obesitas. Senyawa ini bekerja melalui empat mekanisme berbeda, yaitu menekan nafsu makan, mempercepat metabolisme, dan mempercepat pembakaran lemak.
  • Membuat awet muda. Kafein mengandung antioksidan yang bisa menjaga kemudaan dan menangkal radikal bebas.

Kalau selama ini Anda menyangka tak minum kopi bisa bebas dari kafein, atau hanya minum secangkir dua cangkir kafein tak akan berlebihan, pikir lagi. Menurut Weinberg dan Bealer, kafein juga ada dalam teh, cokelat, soda, minuman enerji, hingga permen.

Tetapi, jangan khawatir, asal tahu kadar yang pas, Anda tak akan kelebihan kafein. Berapa asupan kafein yang tak akan berakibat buruk bagi kita ? Menurut Deddy Muchtadi, cukup 190-285 mg/hari. Jumlah itu setara dengan 2-3 cangkir kopi.

” selamat menikmati kopi Anda…:)”