Makanan Sehat Bayi 6-12 bulan

Saat yang menyenangkan bagi si kecil dan ibu karena dia mulai belajar mengenal makanan selain susu. Pada usia 6 bulan mulailah diperkenalkan makanan tambahan. Dapat diberikan bubur susu dan jus buah. Sebaiknya bubur dibuat sendiri dari tepung beras yang dicampur ASI atau susu formula atau susu sapi yang diencerkan. Agar tidak bosan dapat diberikan pilihan rasa seperti tepung kacang hijau atau tepung beras merah. Apabila tidak memungkinkan untuk membuat sendiri, dapat diganti dengan bubur instan yang banyak beredar di pasaran. Akan tetapi ingatlah selalu untuk membaca label dan petunjuk gizi yang tertera.

Pada usia 7 bulan, beberapa bayi sudah tumbuh gigi geligi sehingga makanan yang diberikan sebaiknya bertekstur agak kasar, misalnya bubur saring. Hal tersebut bertujuan untuk melatih bayi mengunyah makanannya. Seiring dengan bertambahnya usia bayi, tekstur makanan juga perlahan-lahan ditingkatkan. Menginjak usia 9-10 bulan, latihlah bayi dengan makanan yang lumat seperti nasi tim lembek, sedangkan lauk pauk dan sayur dapat dicincang kasar. Teruskan makanan tersebut sampai bayi berusia 12 bulan. Hal tersebut bertujuan agar pada usia 1 tahun, anak kita sudah bisa makan makanan biasa.

Ada beberapa bayi yang tidak mau diberi makanan kasar sampai usia 1 tahun, bahkan ada yang sampai 2 tahun. Hal tersebut umum terjadi pada beberapa bayi. Karena itu diperlukan kesabaran dan kreatifitas dari ibu untuk melatihnya dengan makanan yang lebih kasar, sehingga si kecil belajar mengunyah makanannya. Janganlah cepat menyerah apabila sang buah hati menolak diberikan makanan yang sedikit kasar. Salah satu caranya adalah, latihlah dia makan sendiri, biarkan dia memegang buah/biskuit/makanan lain yang biasanya dia makan. Biarkan anak dengan bebas memakan makanannya, sehingga dia merasa senang. Lama kelamaan, dia akan terbiasa mengunyah makanannnya. Jangan takut kotor, karena toh jika mulut, baju dan lantai jadi kotor dapat dibersihkan kembali.

Apabila anak susah makan, jangan dipaksakan untuk makan karena akan menangis, rewel dan tidak mau makan sama sekali. Hal tersebut pasti membuat kita tambah stres kan? Jadi biarkan dulu, tunggu saat yang tepat dimana si kecil benar-benar merasa lapar, pasti setelah itu dia akan makan dengan lahap.

Ada beberapa bayi yang baru tumbuh gigi pada usia diatas 1 tahun. Pada beberapa kasus ditemukan, saat bayi tumbuh gigi dia akan mengalami demam, susah makan bahkan ada yang sampai muntah. Apabila bayi kita susah makan, cobalah memberikan makanan lembek lagi, agar dia dapat langsung menelan makanannya. Akan tetapi harus diselingi makanan biasa agar si kecil tetap terlatih untuk makan sesuai perkembangan usianya.

Pasti banyak orang tua yang ingin tahu, makanan apa sih yang baik untuk bayi usia 6-12 bulan? Berikut ini adalah daftar makanan yang baik untuk si kecil:

  • Sumber karbohidrat: Tepung beras, tepung maizena, tepung terigu, beras putih, beras merah, roti tawar, biskuit, cracker, mi, bihun, spageti, makaroni, kentang, jagung.
  • Sumber protein hewani: Daging sapi, daging ayam, hati sapi, hati ayam, kuning telur, ikan laut, ikan air tawar.
  • Sumber protein nabati: Tahu, tempe, kacang hijau, kacang kedelai.
  • Sayur-sayuran: Wortel, bayam, kangkung, labu kuning, labu siam, labu air, buncis, kapri, bunga kol, brokoli, daun katuk, kacang panjang.
  • Buah-buahan: Pepaya, pisang ambon, pisang susu, pisang kepok kuning, pisang mas, apel, pir, melon, semangka, alpukat, jambu biji, belimbing manis, mangga manis, jeruk manis.

Kalau kita lihat, daftar makanan di atas tidaklah sulit untuk didapat dan sama dengan makanan orang dewasa, hanya saja cara pengolahannya yang perlu perhatian khusus. Jadi para ibu yang baik, apabila si kecil tidak suka nasi, berikanlah sumber karbohidrat yang lain. Begitu pula jika si kecil tidak suka daging sapi, masih ada sumber protein yang lain. Jangan berpedoman bahwa kalau belum makan nasi, maka si kecil belum makan, karena kalori dari nasi dapat diperoleh dari sumber karbohidrat yang lain seperti roti, kentang, biskuit dan sebagainya.