Buah-buahanSekarang lanjut lagi ya, pembahasan tentang anjuran makan dengan gizi seimbang pada penderita diabetes. Untuk yang belum baca Bagian 1, silakan klik di sini.

Gizi Seimbang dan Diabetes

  1. Makanlah aneka ragam makanan
    Tidak ada satupun jenis makanan yang mengandung semua zat gizi yang mampu membuat seseorang untuk hidup sehat dan produktif. Oleh karena itu setiap orang termasuk penyandang diabetes perlu mengkonsumsi aneka ragam makanan.
    Sumber zat tenaga
    Berfungsi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
    Yaitu beras, jagung, gandum, ubi kayu, ubi jalar, kentang, roti dan mi.
    Minyak, margarin dan santan yang mengadung lemak juga menghasilkan tenaga.
    Sumber zat pembangun
    Berperan untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan seseorang.
    Berasal dari nabati yaitu tempe, tahu, dan kacang-kacangan, serta berasal dari hewani yaitu daging, susu, telur, ayam, ikan dan sebagainya.
    Sumber zat pengatur
    Berperan untuk melancarkan bekerjanya fungsi organ-organ tubuh.
    Yaitu semua sayur-sayuran dan buah-buahan.
    Oleh karena itu setiap kali makan, baik sarapan, makan siang, dan makan malam harus terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah.
  2. Makanlah makanan untuk memenuhi kebutuhan energi.
    Agar dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari, seperti bekerja, belajar, berolahraga dan kegiatan lain setiap orang perlu makan makanan yang cukup energi, tidak kekurangan dan tidak berlebihan.
    Bila anda gemuk, maka penurunan berat badan diperlukan. Pada orang diabetes penurunan berat badan akan memperbaiki kadar gula darah, tekanan darah dan kadar lemak darah.
  3. Makanlah makanan sumber karbohidrat, sebagian dari kebutuhan energi.
    Dipilih karbohidrat kompleks dan serat, batasi karbohidrat sederhana.
    Karbohidrat kompleks atau tepung-tepungan
    Yaitu padi-padian (beras, jagung, gandum), umbi-umbian (singkong, ubi, kentang) dan lain-lain. Makanan tersebut mengandung zat gizi selain karbohidrat sehingga proses pencernaan lebih lama. Tepung-tepungan mempunyai kandungan kalori lebih rendah dibandingkan dengan makanan tinggi lemak.
    Serat
    Serat merupakan karbohidrat yang tidak dapat dicerna. Banyak terdapat pada sayuran, buah, padia-padian dan produk cereal. Susu, daging, dan lemak tidak mengandung serat.
    Keuntungan makan banyak serat :
    1. Perasaan kenyang dan puas sehingga dapat mengendalikan nafsu makan.
    2. Rendah kalori.
    3. Membantu buan air besar secara teratur.
    4. Dapat membantu penurunan kadar gula darah.
    5. Menurunkan kadar lemak darah.
    Karbohidrat sederhana
    Karbohidrat sederhana secara alami juga terdapat pada sayuran dan buah, tetapi makanan tersebut juga mengandung zat gizi lain yang sangat bermanfaat. Karbohidrat sederhana dari produk olahan adalah gula, sirup, madu, selai, cakes, dan lain-lain langsung dapat diserap dan dipergunakan tubuh sebagai energi sehingga cepat menimbulkan lapar. Konsumsi gula berlebih dapat mengurangi peluang terpenuhinya zat gizi yang lain.
    Berapa banyak boleh makan gula ? Sedikit gula untuk bumbu diperbolehkan. Satu sendok makan gula dapat menggantikan 1 penukar buah misalnya pisang.
    Sebagai pengganti gula dapat digunakan gula alternatif yang saat ini sudah banyak beredar di pasaran seperti sweetener tropicana slim, equal dan lain-lain. Pemakaian gula alternatif harap diperhatikan apabila mengandung kalori seperti berasal dari fruktosa.
  4. Batasi konsumsi lemak, minyak dan santan sampai seperempat kecukupan energi.
    Lemak berfungsi untuk memenuhi kebutuhan energi, membantu penyerapan vitain A, D, E, dan K serta menambah lezatnya makanan. Bagi penyandang diabetes untuk menghindari resiko penyakit jantung dan pembuluh darah, makanan jangan terlalu banyak yang digoreng. Bila diinginkan mungkin tidak lebih dari satu lauk saja yang digoreng pada setiap kali makan. Selebihnya dapat dimasak dengan sedikit minyak, seperti ditumis, direbus, dikukus, dipanggang. Bila mungkin dapat menggunakan minyak tidak jenuh seperti minyak jagung.
  5. Gunakan garam secukupnya saja.
    Bagi penyandang diabetes sering mempunyai tekanan darah tinggi sehingga perlu berhati-hati pada asupan natrium. Anjuran asupan natrium untuk penyandang diabetes sama dengan orang biasa yaitu tidak lebih dari 3000mg/hari yaitu kira-kira 6-7 gram (1 sendok teh).
    Di pasaran banyak produk makanan jadi dengan tinggi natrium seperti vetsin, soda dan maggi.
  6. Makanlah makanan sumber zat besi (Fe).
    Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secar berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia. Anemia gizi diderita oleh semua orang termasuk penyandang diabetes. Bahan makanan sumber zat besi antara lain sayuran berwarna hijau, kacang-kacangan serta makanan hewani.
  7. Berikan Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 4 bulan
    Seperti halnya pada orang yang tidak diabetes maka penyandang diabetes yang mempunyai bayi juga dianjurkan memberikan ASI kepada bayinya.
  8. Biasakan makan pagi
    Makan pagi sangat bermanfaat bagi setiap orang. Makan pagi dapat memelihara ketahanan fisik dan mempertahankan daya tahan saat bekerja dan meningkatkan produktivitas kerja. Bagi penyandang diabetes terutama yang menggunakan obat penurun gula darah ataupun suntikan insulin tidak makan pagi mempunyai resiko menurunnya kadar gula darah yang membahayakan kesehatan.
  9. Lakukan kegiatan fisik dan latihan jasmani secara teratur.
    Latihan fisik dan jasmani bagi orang biasa dan penyandang diabetes bermanfaat untuk meningkatkan kebugaran, mencegah kelebihan berat badan, membakar lemak tubuh, meningkatkan fungsi jantung, paru dan otot serta memperlambat efek penuaan.
  10. Minumlah air bersih, aman dan cukup jumlahnya.
  11. Hindari minuman beralkohol.
  12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan.
    Selain bergizi lengkap, makanan harus aman yaitu bebas dari kuman dan bahan kimia berbahaya, telah diolah dengan tata cara yang benar sehingga fisik dan zat gizinya tidak rusak serta bertentangan dengan
    keyakinan masyarakat.
  13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.
    Label pada makanan yang dikemas adalah keterangan tentang isi, jenis dan ukuran bahan-bahan yang digunakan, susunan zat gizi, tanggal kadaluarsa dan lain-lain.

Bersambung ke Bagian 3…